Tips Menjadi Guru Sukses


Patut diketahui bahwa menjadi guru merupakan sebuah profesi yang sangat mulia. Maka berbahagialah bagi Anda yang berani memikul beban yang sangat berat ini. Keberhasilan seorang guru tidak dapat dilihat dalam waktu sekejap. Belajar mengajar merupakan sebuah proses, karena itu diperlukan waktu yang lama untuk melihat hasilnya. Menjadi guru yang sukses tidaklah mudah. Apa sebenarnya ukuran sukses itu? Bisa jadi orang akan mengatakan bahwa seseorang telah menjadi guru sukses jika dia telah dapat mempengaruhi siswa didiknya untuk mengikuti dan dan menangkap apa yang dia ajarkan. Mungkin juga orang berpendapat bahwa ukuran guru sukses adalah jika siswa yang dia didik akan menjadi generasi cemerlang, generasi sukses dunia akhirat. Ini berarti butuh waktu yang lama.

Namun demikian, seorang guru tak perlu berputus asa menunggu hasil belajar mengajar yang dilakukannya hari ini. Kesabaran merupakan modal utama untuk menjadi guru. Ukuran keberhasilan mengajar seorang guru minimal dapat dilihat dari :

a. Tingkat kemahiran bahasa dan matematika siswa. Untuk mengajarkan siswa untuk pandai membaca dan berhitung memang tidah mudah. Perlu kerja sama antara orang tua siswa dengan guru. Bagi guru mengajarkan kemampuan mambaca dan menulis merupakan hal pokok yang harus dilakukan. Pelajaran ini diberikan sejak siswa masuk sekolah. Umumnya pelajaran ini mulai diberikan sejak taman kanak-kanak walau hanya sebatas pengenalan huruf. Mulai sekolah sadar merupakan tempat untuk mengajarkan ketrampilan membaca dan berhitung. Keberhasilan mengajar seorang guru dapat dilihat dari kemampuan membaca dan berhitung siswanya. Bagi guru yang berhasil, terlihat dari semua siswa yang sudah mahir dan pandai dalam berbahasa dan berhitung. Guru yang baik pasti melahirkan siswa yang baik pula dalam hal berbahasa dan matematika. Walaupun setiap siswa memiliki kemampuan yang berbeda, tetapi secara umum, keterampilan berbahasa dan matematika sudah mulai di kuasai mulai sekolah dasar. Berbahagialah guru-guru yang mampu memberikan keterampilan berbahasa yang baik kepada para siswa.

b. Tingkat kemampuan pemahaman siswa. Mengajarkan pemahaman kepada siswa memang tidak mudah, tetapi sampai saat ini terbukti sudah banyak guru berhasil menanamkan pemahanan yang baik kepada siswanya. Pemahaman itu menyangkut segala hal, terutama yang berhubungan dengan pelajaran mereka. Tingkat pemahaman siswa memang berbeda. Bagi guru yang baik, selalu berusaha untuk mencari cara agar siswanya memiliki tingkat pemahaman yang sama. Ada pelajaran yang mudah untuk dipahami, tetapi ada juga yang sangat sulit. Bagi siswa yang cerdas tentu tak masalah. Tapi bagi siswa yang memiliki kemampuan terbatas, guru harus bekerja ektra keras. Keberhasilan guru untuk meningkatkan kemampuan siswa merupakan salah satu pertanda keberhasil guru dalam mengajar. Jadi, bagi guru sangat mudah untuk menilai kemampuannya dalam memberikan pelajaran. Perhatikan tingkat pemahaman siswa dalam pelajaran. Apabila masih banyak yang kurang, maka guru masih belum berhasil dalam mengajar. Latihan merupakan salah satu cara untuk mengetahaui tingkat pemahaman siswa.

c. Tingkat perubahan tingkah laku siswa. Ukuran yang ketiga ini tidak bisa ditentukan sesaat. Perubahan tingkah laku, terkadang terjadi setelah siswa tersebut sudah tamat sekolah. Pada saat sekolah, siswa memiliki tingkah laku yang tidak sesuai dengan tujuan pendidikan. Contoh kecil adalah siswa yang susah diatur, nakal, atau memiliki tingkah laku yang sesuai dengan norma yang ada. Keberhasilan guru dalam menanamkan pendidikan budi pekerti tak bisa dilihat dalam sekejap. Ia juga membutuhkan proses. Karena itu, perubahan tingkah laku ini harus dilakukan secara terus menerus, selama siswa tersebut sekolah. Tabiat atau watak siswa yang mampu dipengaruhi oleh guru agar menjadi lebih baik merupakan bentuk dari perubahan tingkah laku. Yang asalnya pendiam menjaid suka bergaul, yang semula nakal menjadi lebih baik, yang asalnya malas mejadi lebih rajin. Inilah salah satu contoh keberhasilan guru dalam memperbaiki tingkah laku siswanya. [edukasi.kompasiana.com]

10 Cara Meningkatkat Motivasi Belajar Siswa

1.  Menjelaskan tujuan pembelajaran kepada siswa. Pengajaran yang jelas tujuannya akan membuat murid melihat dengan jelas inti dari pokok pelajaran itu.

2.   Berikan hadiah bagi siswa yang berprestasi.

3.  Adakan Kompetisi/Persaingan. Seorang guru harus berusaha mengadakan   persaingan di antara siswanya untuk meningkatkan  prestasi belajarnya.
4.  Berikan Pujian

Contoh :

Subhanallah….hebat sekali!

Ayo….kalian pasti bisa mengerjakannya!

Nah…inilah kelas terhebat!

5.  Memberikan Hukuman. Hukuman diberikan kepada siswa yang   berbuat kesalahan saat proses belajar   mengajar.
6.  Berikan Dorongan kepada Siswa untuk Belajar. Caranya berikan perhatian maksimal ke peserta didik.

7.    Membentuk Kebiasaan Belajar yang baik.

8.    Membantu Kesulitan Belajar Anak Didik  secara Individual maupun Kelompok.

9.   Menggunakan metode mengajar yang bervariasi.

10.  Menggunakan Media yang baik dan sesuai dengan Tujuan Pembelajaran.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: