Penyebab CPU Usage Tinggi dan Cara Mengatasi


Penyebab CPU Usage Tinggi dan Cara Mengatasi

Saya mau berbagi tips yang mengalami kejadian CPU usage yang selalu tinggi. Saya menulis artikel ini karena saya mengalami kejadian tersebut, jadi saya kumpulkan semua informasi yang saya dapatkan dari internet untuk menulis artikel ini. Jika laptop / PC sobat mengalami kejadian CPU usage yang selalu tinggi dan menyebabkan kelemotan , semoga dengan artikel ini dapat membantu permasalahan anda.

Penyebab terjadi karena terlalu banyak aplikasi yang sedang berjalan secara bersamaan sehingga CPU harus extra bekerja untuk menyelesaikan permintaan proses sehingga memakan resource hingga mencapai usage maksimal, itu wajar. Namun yang tidak wajar ketika computer masil dalam keadaan idle saja CPU Usage sudah tinggi mencapai 90% hingga 100% hanya membuka explorer, hal ini mengakibatkan performace menjadi lambat dan sering hang karena prosesor kepanasan.

Jika computer anda mengalami masalah CPU USAGE yang selalu tinggi seperti ini, segeralah bertindak agar kerusakan tidak menjadi semakin parah. Karena jika didiamkan saja akibatnya bisa merusak hardware (terutama Prosessor karena terlalu panas).

Cara mengetahui CPU Usage dengan membuka windows task manager atau dengan keyboard dengan menekan bersamaan Alt+Ctrl+Del di windows XP, Ctrl+Shift+esc di windows 7. Maka akan tampil Task Manager lalu pilih tab Performance, pada keadaan wajar biasanya CPU Usage berada pada posisi 5% sampai 75%.

Contoh gambar: CPU usage 5%-75% saat CPU melakukan proses maka performance CPU akan naik turun pada grafik CPU Usage History. Hal ini komputer dalam keadaan wajar. 

Contoh gambar: saat CPU Usage selalu tinggi karena banyaknya aplikasi yang di minta untuk di proses maupun system yang berjalan di belakang layar atau oleh sebab lain. 

Bagaimana jika grafik performace CPU Usage selalu 100% atau grafik tidak pernah terlihat turun, walaupun kita tidak sedang menjalankan aplikasi apapun?

Hal tersebut bisa di pastikan bahwa ada aplikasi yang bekerja sendiri di belakang layar, sehingga CPU terus melakukan proses secara terus menerus atau karena sebab yang lain.

Beberapa permasalahan yang paling sering menjadi penyebabnya adalah registry error, terpapar banyak program jahat/malware, service & starup program yang berjalan, banyak terjadi kerusakan pada file windows/corrupt dan sebagian lagi karena hardware. Sebelum melakukan langkah perbaikan dan pengecekan, pastikan dulu kalau memory RAM masih dalam keadaan normal artinya memory fisiknya masih sesuai sehingga dapat disimpulkan permasalahan bukan pada memory RAM.

Lakukan penanganan masalah berurutan seperti berikut agar CPU usage kembali normal:

  1. Lakukan Scan Malware atau Spyware
    Kemungkinan besar penyebab masalah diatas karna ulah malware atau Spyware yang menyerang komputer tanpa kita sadari. Cobalah melakukan Scanning menggunakan Antivirus Kepercayaan sobat untuk memastikan kalau kamputer sobat terbebas dari Virus.
  2. Kurangi Startup Program dan Service yang berjalan. Nah ini juga masalah yang menyebabkan masalah diatas, saya pernah melihat CPU usage laptop saya menggunakan TASK MANAGER kemudian saya melihat bahwa ada beberapa Service yang memakan Resource yang cukup besar, matikan beberapa Service yang tidak terlalu penting, Caranya:
  3. Buka Start Menu
  4. Klik Run, lalu ketikkan ” msconfig ” tanpa tanda kutip
  5. Pada System Configuration pilih tab ‘service’ atau ‘startup
  6. Hilangkan tanda centang pada service yang tidak dibutuhkan.
  7. Klik OK, Restar komputer sobat

Ingat jangan sembarangan mematikan fungsi Service karna bila sobat keliru PC sobat bisa restart sendiri, Berikut adalah Service yang aman untuk sobat matikan supaya bisa mngurangi beban CPU:

Alerter
Clipbook
Computer Browser
Fast User Switching
Human Interface Access Devices
Indexing Service (Slows the hard drive down)
Messenger
Net Logon (unnecessary unless networked on a Domain)
Netmeeting Remote Desktop Sharing (disabled for extra security)
Remote Desktop Help Session Manager (disabled for extra security)
Remote Procedure Call Locater
Remote Registry (disabled for extra security)
Routing & Remote Access (disabled for extra security)
Server
SSDP Discovery Service (this is for the utterly pointless
“Universal P’n’P”, & leaves TCP Port 5000 wide open)
TCP/IP NetBIOS Helper
Telnet (disabled for extra security)
Universal Plug and Play Device Host
Upload Manager
Windows Time
Wireless Zero Configuration (for wireless networks)
Workstation

  1. Bersihkan windows dari Registry yang bermasalah
    Apabila sobat sudah melakukan 2 cara diatas tapi CPU tetap Tinggi, cobalah melakukan Scanning Registry Pada windows sobat, banyak software bisa digunakan untuk membersihkan Registry windows, salah satunya yaitu yang saya pakai bernama CCleaner, selain Open source software ini tak akan berbahaya untuk keseimbangan  windows sobat:
  • Jalankan CCleaner
  • Pilih tab registry kemudian klik ‘scan for issues’
  • Jika ditanya untuk membackup registry pilih ‘yes’.
  • Klik ‘Fix issues

Dalam tahap ketiga ini masalah saya sudah berhasil diatasi, CCleaner pun menghapus Registry di windows saya kemudian restart pc.

  1. Bila 3 cara diatas belum juga berhasil kita beralih ketahap selanjutnya, yaitu pengecekan Scvhost.exe, banyak yang mengira kalau service ini adalah Virus, sebenarnya svchost adalah ‘host’ untuk berbagai service dikomputer kita. Svchost membantu sistem berjalan dengan lancar. Karena itu svchost memuat banyak proses secara otomatis, kita bisa merubah setting-nya menjadi manual agar tidak banyak memakan resource. Berikut prosesnya :
  • Klik Start | Run (ketik) “services.msc” (tanpa tanda kutip)
  • Cari “DNS Client”, Klik kanan dan pilih ‘Properties’
  • Klik kotak drop-down di “Startup type”
  • Pilih ke ‘Manual’, klik Apply/Ok.Restart.
  1. Merubah Power Options (jika sobat menggunakan laptop)

Bisa juga dengan mengutak – atik power plan jika sobat menggunakan laptop.

  1. Masuk ke Power Options.
  2. Pilih Processor Power Management
  3. Di System Cooling Policy pastikan pilihan ‘on battery’ dan ‘plugged in’ menjadi ‘active’
  1. Cek suhu dari CPU menggunakan aplikasi seperti Real Temp, Speed Fan dan masih banyak banyak lagi, pastikan suhu CPU dalam keadaan normal antara 45 derajat – 55 derajat. Jika suhunya lebih tinggi, coba periksa kinerja dari fan CPU. Bersihkan dan kalau perlu dilumasi. Jika memang kinerja dari fan CPU sudah tidak normal atau lebih tepatnya putaran dari fan sudah lemah (perlu diganti). Tapi jangan di ganti terlebih dahulu, kita coba cara terakhir yaitu install ulang. kemungkinan banyaknya file system yang error/corupt atau bahkan hilang akibat virus dan lain lain.Umumnya hal ini akan ditandai dengan CPU Usage 100% , kinerja yang sangat lambat, sering error dan bahkan hang.

Semoga artikel ini membantu anda.

sumber dari sobat https:// jaringanpusatbro.wordpress.com/2014/11/03/penyebab-dan-cara-mengatasi-cpu-usage-yang-selalu-tinggi/

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: