Berhukum dengan Selain Hukum Allah


Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi Hafidzahullah ditanya, “Apabila seorang hakim memutuskan dengan undang-undang buatan, apakah ia menjadi kafir? 

Beliau Rahimahullah menjawab, “Jawaban untuk pertanyaan ini butuh uraian, apabila seorang hakim yang memutuskan dengan undang-undang buatan tersebut menganggap perbuatannya adalah halal, maka ia kafir kufur akbar mengeluarkannya dari agama Islam. Apakah ia meyakini hukum tersebut sejajar dengan syari’at, atau lebih tinggi darinya, atau tidak dan syariat lebih baik darinya. Adapun apabila ia berhukum dengan undang-undang tersebut semata-mata mengikuti hawa nafsunya, dan ia menyadari dirinya melakukan kemaksiatan disebabkan perbuatannya dan terancam sangsi dari Allah Ta’ala. Dan bahwa berhukum dengan syari’at adalah wajib, maka ia seorang pelaku kemaksiatan dan kekufurannya adalah kufur ashghar (kecil), tidak mengeluarkannya dari agama, seperti yang terdapat pada dalil-dalil, dan seperti yang telah ditetapkan oleh para ulama. Wallahulmuwaffiq.

Sumber: Fatwa Asy-Syaikh Abdul Aziz Ar-Rajihi (no: 1619)

Diambil dari http://ahlussunnah-jakarta.com/artikel_detil.php?id=8

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: