Perpanjang SIM di Samsat Jakarta Timur Cukup 5 Menit


Tidak terasa, sudah 5 tahun SIM C saya mendekam di dompet saya. Sebagai warga negara yang taat kepada pemerintah, saya harus segera memperpanjang SIM, meskipun tanggal berakhirnya masih tanggal 23 Juli 2010. Akhirnya, pagi tadi saya ada waktu mengurusnya ke Samsat Jakarta Timur, Kebon Nanas. Sebelumnya, saya sempat bingung, karena kata kakak, perpanjang SIM bisa di Polres, itu berarti saya harus ke kantor Polres Jakarta Timur di daerah Kramatjati. Maka meluncurlah saya dari Parung ke arah Kramatjati, melalui Depok, Pasar Minggu, Kalibata, Kampung Melayu, sampai akhirnya di Polres Jakarta Timur, Kramatjati. Hehehe… kecele! Pas di sana tanya ke bagian informasi, kalau ngurus perpanjangan SIM A dan C ya di Samsat Jaktim, Kebon Nanas. Duh.. gak apa-apa deh. Hujan mengguyur sepanjang jalan Parung sampai Jakarta pun tidak saya gubris.

Akhirnya, saya gas kencang-kencang Karisma saya menuju Samsat Kebon Nanas. Sampai di sana, tampak tertulis di dinding gedung, Kantor Perpanjangan SIM A dan C. Banyak calo berkeliaran di pintu dan halaman kantor. Biasa mereka menawarkan jasa mengurus SIM atau STNK. Saya langsung masuk ke kantor. Begitu masuk, saya disambut senyum oleh petugas berpakaian rapi  berwarna hitam. Saya bilang kalau saya ingin memperpanjang SIM. Maka petugas meminta fotokopi KTP sebanyak 3 lembar, KTP dan SIM asli saya. Setelah itu, dia menunjuk ke dinding, di situ ada peraturan-peraturan yang harus dilengkapi ketika ingin memperpanjang SIM. Antara lain, SIM, KTP, fotokopi KTP, surat keterangan kesehatan dari dokter. Nah, surat kesehatan ini saya nggak punya. Terus petugas tadi bilang, “Bisa saya bantu, biaya perpanjangan 170 ribu, kasih uang lelah seikhlasnya saja.” Akhirnya, saya setuju dia yang bantuin. Saya diminta duduk di tempat tunggu. Tidak lama kemudian, saya diminta ke ruangan foto dan cap sidik jari. Selesai dari situ, saya tunggu bentar, SIM sudah jadi. Kalau saya perkirakan tidak lebih dari 5 menit untuk perpanjangan SIM C saya. Alhamdulillah. Saya kasih aja 15 ribu ke petugas tadi.  Jadi, saya keluar 170 ribu untuk perpanjang SIM dan 15 ribu untuk tips petugas. Beres. Sudah deh, saya pulang. Begitu cerita pengalaman mengurus SIM C.

Kalau mau ngurus perpanjangan SIM A/C atau STNK bisa cari tanya dulu ke Eyang Google.

2 responses

  1. Biaya itu termasuk mahal atau nggak ya? Teman2 bisa share di sini.

  2. Saya baru memperpanjang SIM A di Samsat JakTim, dengan berpatokan pada posting Anda ini. Cek kesehatan (tidak buta warna) = 20rb, asuransi =30rb, bayar biaya ke BRI = 80rb, dan administrasi cetak SIM=5rb. Total cuma 135rb.

    Tadi bareng dengan seorang bapak yang ngurus SIM C, biayanya kesehatan dan asuransi sama. Cuma BRI-nya lebih murah: 75rb. Jadi total dia kena 130rb.

    Jadi biaya 170rb kayaknya agak kemahalan ya :)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: