Tag Archives: mendidik anak

Pribadi Anak yang Amanah, Santun, Rajin, dan Kuat.. Itu Baru Cerdas!


Terlanjur cerdas ? Cerdas koq bisa terlanjur ? Bukankah setiap orang mendambakan anaknya cerdas ? Apalagi kata “terlanjur” konotasinya jelek . -suatu yang tidak diharapkan-, seperti; terlanjur basah, terlanjur jatuh, atau terlanjur menjadi bubur,

Anak cerdas, siapa tak mau ? Tetapi itu bukan segala-galanya. Terlebih kalau ia dijadikan dasar bagi segala pertimbangan, mengalahkan bekal-bekal hidup lainnya yang mutlak dimiliki setiap manusia. Apalagi jika yang dimaksud cerdas itu tak lebih dari sebentuk kemampuan menalar, memahami, dan menarik kesimpulan, atau sekedar mampu berpikir logis , menemukan dan memecahkan jawaban-jawaban matematis. Continue reading →

Temperamen Anak, Bagaimana Menghadapinya?


Minggu-minggu ini anakku Reyhan sedang datang ngambeknya, uring-uringan terus. Maunya tuh jajan, jajan, dan jajan. Gimana menghadapinya? Sehari saja bisa habis $2 untuk jajan ini itu… (ihh pakai dolar jajannya. Nggak sob, cuma untuk ngirit huruf… hehehe). $2 itu setara 18rb. Tuh, banyak kan untuk jajan anak aja. Hayoo siapa yang punya anak, share ya di sini. Kalau saya kaya raya, nggak masalah uang segitu. Mudah2an jadi orang kaya beneran. hiks..3x

Menghadapi anak yang agresif dan suka minta macam-macam (menurut pandangan orang tua) memang sangat merepotkan. Apalagi kalau rewelnya pas lagi bepergian, di tempat umum semacam mall, atau berkunjung ke rumah teman, si anak minta ini itu, kalau nggak dituruti kemauannya, nanti nendang-nendang kaki umminya, terus nangis, terus kitanya yang malu. Continue reading →

Teman untuk Anakku


Teman buat Anakku

Penulis: Al-Ustadzah Ummu ‘Abdirrahman Anisah Bintu ‘Imran

Setiap anak membutuhkan teman. Oleh karena itu, menjadi kewajiban orang tua untuk memilihkan teman yang baik bagi anak-anaknya.

Pendidikan anak ternyata tak sebatas dalam lingkup keluarganya semata. Ketika kematangan sosial anak terus bertambah, bertambah pula ruang lingkupnya. Teman menjadi satu kebutuhan tersendiri bagi si anak. Teman bermain, teman belajar di sekolah, suatu saat menjadi bagian hidup seorang anak. Pada saat itulah, orang tua harus menyadari betapa pentingnya pengawasan mereka terhadap anak-anak. Mengarahkan anak-anak dan memilihkan teman yang baik untuk mereka menjadi kewajiban bagi setiap orang tua yang menghendaki keselamatan anak-anaknya. Tidak jarang terjadi, orang tua yang telah berusaha menanamkan budi pekerti yang baik pada anak-anaknya di tengah keluarganya, mendapati anaknya menjadi seorang yang bengal dan rusak, akibat salah bergaul dengan teman-temannya. Continue reading →