Tag Archives: hukum safar

Wanita Dilarang Bepergian Jauh Tanpa Disertai Mahramnya (Penting Sob Harus Dibaca)


Suatu hari di kantor saya akan diadakan piknik ke puncak yang diikuti oleh seluruh karyawan. Sebelumnya, si bos mengumpulkan staf untuk rapat dalam rangka bagi-bagi tugas kepanitiaan. Singkat cerita, di dalam rapat sempat ada tanya jawab. Nah, saya gunakan sesi tanya jawab itu untuk menanyakan sikap “si bos” mengenai keikutsertaan teman-teman wanita dalam acara piknik tersebut. Yang saya persoalkan adalah bahwa, sepengetahuan saya, wanita itu dilarang melakukan safar (bepergian jauh), kecuali bersama mahramnya. Mengapa saya tanyakan ini ke si bos? Karena saya tahu bahwa si bos ini termasuk orang yang lama berkecimpung dalam aktivitas keislaman. Lalu, apa jawaban si bos ini?  Tidak masalah staf wanita yang mau ikut, mereka aman-aman saja. Toh teman-teman wanita adalah mahram bagi teman wanita lainnya. Saya kaget juga mendengar jawaban beliau seperti itu. Saya pikir orang ini nggak paham definisi mahram. Baiklah, itu adalah pengalaman yang saya ingat ketika mau menulis masalah hukum safarnya wanita. Continue reading →