Salafy Bukan Sekte Baru


Salafy Bukan Sekte Baru!

 

Redaksi SalafiPublications.com

 

 

Syaikh Shalih al-Fauzan telah ditanya, “Apakah Salafiyyah adalah suatu hizbi (aliran/sekte) di antara aliran-aliran yang ada. Dan apakah menisbahkan diri (merujuk/mengacu) kepada mereka (yaitu Salafy) termasuk hal yang keliru?”

Ditanya demikian, beliau menjawab, “As-Salafiyyah (yaitu pengikut Salaf) adalah golongan yang diselamatkan (Firqatun Najiyah), dan mereka adalah Ahlus Sunnah Wal-Jamaah. Mereka bukanlah suatu hizbi (aliran/sekte) dari di antara berbagai sekte/aliran yang saat ini sedang marak, melainkan mereka adalah Jamaah, Jamaah yang berada di atas Sunnah dan di atas Dienul Islam (Agama Islam). Mereka adalah Ahlusunnah Wal-Jama’ah. Nabi (Shallallahu ‘alaihi wasalam) telah bersabda, “Selalu ada terus-menerus (tidak akan musnah) kelompok dari ummatku menjelma dan mereka berada di atas kebenaran (al haq), (mereka) tidak dirugikan oleh yang meninggalkan mereka, juga oleh mereka yang menentangnya”.

Dan beliau (Shallallahu ‘alaihi wasalam) juga bersabda, “Dan ummat ini akan terpecah menjadi 73 sekte/golongan, semua dari mereka di dalam siksa neraka, kecuali satu”. Mereka (Shahabat) bertanya, “Siapakah yang satu adalah ini, wahai Rasulullah (Shallallahu ‘alaihi wasalam)?” Beliau menjawab, ” Mereka adalah yang berada di atas apa yang aku (Rasulullah) dan sahabatku ada di atasnya hari ini”. Karenanya, Salafiyyah adalah suatu kelompok orang (yaitu Salafy) yang berada di atas madzhab Salaf, yang berada di atas apa yang Nabi (Shallallahu ‘alaihi wasalam) dan Shahabatnya di atasnya.

 

Dan jelas, mereka bukanlah suatu hizb di antara hizbi/kelompok yang muncul tampil pada zaman ini. (Salafy) tidak lain termasuk Al-Jama’ah yang telah berumur sangat tua, semenjak masa Nabi (Shallallahu ‘alaihi wasalam , (Salaf) yang menerima warisan jalan ini dan berkesinambungan, yang tidak pernah musnah selalu di atas kebenaran sampai datangnya hari yang ditentukan (Hari Kiamat). Sebagaimana beliau (Shallallahu ‘alaihi wasalam) telah memberi tahu kepada kita” (Kaset: “At-Tahdzir min Al-Bid’ah” kaset kedua, dalam ceramah kuliah di Hautah Sadir, 1416H).

 

Syaikh Shalih Alusy-Syaikh, Menteri urusan Agama Islam Arab Saudi menyatakan, “Muslim terbagi menjadi dua kelompok: pengikut Salaf dan pengikut Khalaf. Mengenai Salafy, merekalah para pengikut Salafush-Shalih (tiga yang pertama generasi muslim – Shahabat Rasulullah, Tabi’in dan Tabi’it Tabi’in, red). Dan adapun pengikut Khalaf, mereka adalah para pengikut pemahaman Khalaf (generasi baru) dan mereka adalah juga disebut sebagai Pembaharu (Ahli Bid’ah)- mencakup seluruh orang yang tidak menyukai dan tidak merasa dicukupi dengan jalannya Salafus Shalih, dalam hal ilmu dan amalan, pemahaman dan fikih sehingga dia menjadi seorang khalafi, seorang pembaharu (ahli bid’ah).” (Hadzihi Mafahimuna, Bab Penisbahan atas Salaf dan Salafiyyah).

Dalam keputusan Majelis Ulama (Arab Saudi) No 1361 (1/165) di sana terdapat pernyataan, “Salafiyyah adalah suatu penisbahan kepada Salaf, dan Salaf adalah Shahabat Rasulullah (Shallallahu ‘alaihi wasalam) dan di bawah bimbingan Imam dari tiga yang pertama generasi (semoga ALLAH meridloi mereka), kebaikan mereka telah disaksikan oleh Rasulullah (Shallallahu ‘alaihi wasalam), “Yang terbaik adalah ummat generasiku (Shahabat Nabi), kemudian mereka yang mengikuti setelahnya (Tabi’in), kemudian mereka yang mengikuti setelah mereka (Tabi’iut Tabi’in), kemudian akan ada ummat yang datang, kesaksian mereka mendahului sumpah mereka dan sumpah mereka akan mendahului kesaksian mereka.” Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dalam Musnad nya dan juga oleh al-Bukhari dan Muslim. Dan “Salafy” (Salafiyyun) adalah yang jamak dari Salafi”, yang mereka menisbahkan kepada Salaf, dan berarti yang mendahului. Dan mereka yang berpegang di atas manhaj Salaf, di antara para pengikut Kitab (Al-Quran) dan Sunnah, atau mereka yang berdakwah di atas keduanya dan serta yang bertindak sesuai mereka disebut [mereka/nya] kedua-duanya, dan beramal di atasnya (Al-Quran dan Sunnah), maka mereka jelas termasuk dalam golongan Ahlus-Sunnah Wal-Jama’Ah.”

 

Sebagaimana dinyatakan ‘ Abdul Aziz bin Abdurahman Al As-Sa’ud, “Tentu saja aku adalah Salafy, Aqidahku adalah Salafiyyah, dengannya (pernyataan ini) aku memerlukan untuk berpegang di atas Kitab (Al-Quran) dan Sunnah”. (yang dinyatakan saat berhaji th 1965, ‘ Al-Mushaf Was-Saif’ Hal.135).

 

 

 

Diterjemahkan dari http://www.salafipublications.com id artikel: SLF010005
Sumber: http://www.salafy.or.id versi offline, url http://ghuroba.blogsome.com/2007/10/27/salafy-bukan-sekte-baru/

One response

  1. setuju

Tinggalkan Balasan ke koropedang Batalkan balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: