Mengapa PKS Berani Buka Peluang Non-Muslim Jabat Kepengurusan?


Secara tidak sengaja, saya membuka sebuah situs berita dan ada satu hal yang menggelitik mata say. Satu artikel berjudul “PKS Buka Peluang Non Muslim Jabat Kepengurusan”. Nah, lho…?! Kok bisa begitu ya? Setahu saya, banyak simpatisan PKS yang menyerbu blog saya ini dengan komentar-komentar sinis menyangkut kritikan/nasihat terhadap  PKS. Saya nggak panjang lebar berkata. Sedikit saya nukil pernyataan Panitia Munas Ke-2 PKS, Mahfuz Sidik.

Mahfudz juga mengakui, saat ini sudah banyak kalangan non muslim yang sudah berkecimpung di PKS seperti di beberapa daerah yang mayoritas non muslim. “Papua, NTT dan beberapa daerah lain sudah ada non muslim yang menjadi pengurus partai,” papar Mahfudz. [news.okezone.com]

Tidak percaya? Silakan simak sendiri beritanya di http://news.okezone.com/read/2010/06/16/339/343664/pks-buka-peluang-non-muslim-jabat-kepengurusan

Apa komentar Anda?

18 Tanggapan

  1. ya begitulah…..

  2. saya kecewa dgn salafy,cara dakwahnya hanya mengkritisi,mengkafirkan,memfitnah hanya pks doank,kenapa yg lain tdk dkritisi seperti NU dgn PKB.muhammadiyah dgn PAN.yg penting kader pks masih shalat.dakwahkan orang2 yg blm shalat.dirimu wahai salafi hanya disibukan dgn urusan pks sj.
    kau hanya berani dgn pks sj.ama NU diam tdk berani.

    Pak Agus, yg kita bicarakan sekarang adalah partai PKS. Jangan lari ke mana-mana dulu. Jika Pak Agus adalah simpatisan atau mungkin pengurus, silakan dijawab. Info di atas adalah berita yang bersumber dari mereka sendiri. Saya tidak mengkritisi, memfitnah, apalagi mengKAFIRkan… Baca artikel di atas baik-baik Saudara! aneh sekali Pak Agus ini, memfitnah saya melakukan fitnah terhadap orang lain. Saya akan tuntut Anda. Perlu Anda ketahui bahwa komentar ini adalah komentar terakhir Anda di blog saya.

  3. Astaghfirullah……
    Kenapa jagi begini….?! Saya kira web ini hanya mengkritisi aliran2 sesat saja..

    Saya katakan: Bu, blog ini memaparkan realita dan fakta, apa adanya tanpa ditutup-tutupi. Apa pun yang mengatasnamakan Islam, tetapi justru malah menyelisihi syariat tentu akan dikritik.

    Ada baiknya, mungkin ditanyakan langsung kepada kader2 PKS dan pengurus2nya, alasan mereka melakukan itu… Meski saya hanya simpatisan yang tidak terlalu fanatik (sesekali juga mempertanyakan keputusan2 mereka) bagi saya PKS telah berusaha melakukan yang terbaik di tengah2 kemaksiatan yang pekat.

    Saya jawab: Silakan Anda tanyakan kepada kader/pengurus/panitia PKS. Secara Anda simpatisan mereka, maka Anda juga harus bisa menjawab, mengapa mereka melakukan ini?

    Seandainya para pengkritisi mencoba untuk berada di posisi mereka, terjun langsung berupaya membenahi kerusakan yang parah di banyak lini pemerintahan, berorganisasi & bermasyarakat, barangkali protes2 ini tidak akan muncul… Atau kalalupun muncul, dalam konteks saling menyayangi dan nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran…

    Makanya jangan ikut-ikutan berparlemen dan terjun berdemokrasi. Itu risiko kalian. Bukankah kita sudah dicukupkan dengan sunnah, dakwah pun harus sesuai dengan sunnah. Agama ini sudah paten. Jangan berbuat bid’ah. Akhirnya apa kalau sudah begini? Berusaha ingin menutup-nutupi… berdalih.. oh mungkin maksudnya begini…oh niatnya yg penting baik. Larilah sesuka kalian. Allah yang Mahatahu. Akui jika salah. Yang Jentel dong!

  4. saya mohon maaf atas komentar2 sy diblog anda.dan saya kapok berkomentar di internet,karna salah dikit urusan dgn hukum.mohon jgn diperpanjang masalah sy dgn anda.damai

    ok. saya mau damai dan tidak akan memperpanjang urusan. saya maafkan. terima kasih.

  5. ajib…

  6. Kalo baca ini http://pkswatch.blogspot.com/
    punya siapa itu ya?

  7. kita kan sama2 muslim, yang disembah sama, kalopun ada beda adalah masalah yang tidak pada tauhid, mari kita bersama berlomba berbuat kebajikan dengan kemampuan kita….

  8. memang telah banyak terjadi perubahan. Apakah nasihat tidak lagi berarti? Atau lebih berarti jika dipaparkan dihadapan publik?

  9. Namanya juga manusia, wajar saja segala cara dipakai demi tujuan. Ntar bila tujuan tercapai baru watak aslinya ditunjukin! Itu aja kok repot.

  10. Begitulah partai politik-meskipun berlabel islami- akidah serta al wala wal baranya dibangun di atas kepentingan semata..kasihan para simpatisan dan pendukung fanatiknya..

  11. sempat laget denger berita tadi pagi di TV…padahal banyak sekali para akhwat dan ikhwan yang rela menjadi simpatisan PKS,,,
    kalo begini apa engga takut, image partai bersih bebas korup dan bebas para dewan yang “berprofesi ganda” sebagai pemain film porno,,,,
    kalo sudah bercampur begini, bagaimana menyatukan satu persepsi untuk terus mnegkritisi pemerintahan terutama bila ada yang melanggar kaidah islam, seperti kemaren saja ttg masalah UU pornografi, hampir semua fraksi kecuali PKS dan fraksi Islam lain, menolak adanya UU ini….

    PKS berdiri untuk membantu pemerintah merancang peraturan yang bisa sejalan dengan aturan Islam.
    kalo sudah bercampur, menyatukan persepsinya akan rusak….dan susai tercapai kata mufakat.

    sempat kaget juga kemaren PKS menggelar summit di Hotel Ritz, bukankah Islam mengajarkan kesederhanaan dan penghematan…..

    Sangat disayangkanlah, mudah2an itu hanya wacana…
    jika memang benar, mari sama sama berdoa dan meminta kepada Alloh Subhanahuata’alla untuk kebaikan bangsa ini, dan semoga diberi petunjuk yang benar bagi kita semua…
    Amin….

  12. Hehm..sebetulnya malah semakin sedih sih, tiap kali kajian kok yang dibahas tentang ini… (hemh..kan jadi malah lari orang2 yang ngerti apa2, kalo tiap kali kajian malah yang dibahas ini). Pinginnya kan cari ilmu agama, tapi seringnya yang dibahas malah mengkritisi pks…

    Ya tergantung juga seh. kalau datang ke kajian jarang-jarang, terus pas datang lagi bahas yg beginian, ya bisa aja mengklaim itu mulu yg dibahas. padahal kemarin kan habis bahas fikih. :)

    Trus kalo dengar dari mbak (waduh lupa..?) penyiar TV one, meskipun di Ritz Cartlon yang habis di bom kemarin, kesederhanaan tetap ada. Mulai dari setting kamar mandi yang menggunakan ember dan gayung dll. Yah..mudah2an apa yang dikatakan penyiar TV one ini benar.

    Kenapa juga tidak disetting pakai selang aja sekalian. Berlebihan. hahahaha….

  13. aduh…….

  14. ha ha ha ha ha
    speechless..
    mereka akan melesat dan menembus buruan sampai tidak ada darah yang tersisa di anak panahnya..
    Allahul musta’an wa al ‘afiat..
    semoga kita semua dicukupkan dengan Al-Qur’an dan sunnah. .

  15. ujung-ujungnya hanya masalah ilmu…
    … dan hidayah.

    :: Partai Kamuflase Saja ::,… motifnya sama dengan pendahulunya.

  16. PKS Kediri Dukung Ariel – Luna Jadi Kader
    ________________________________________
    PKS Kediri Dukung Ariel – Luna Jadi Kader

    Senin, 21 Juni 2010 | 17:24 WIB
    TEMPO Interaktif, Kediri – Majelis Pertimbangan Daerah Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Kediri Ahmad Tsalis tak mempermasalahkan wacana bergabungnya Ariel dan Luna Maya sebagai kader partai. Keduanya dianggap memiliki hak yang sama sebagai warga negara.

    Tsalis mengatakan peluang Ariel dan Luna Maya sebagai calon kader partai tidak berbeda di depan hukum. Meski sedang terlilit persoalan moral melalui video mesum mereka, hingga kini polisi belum menetapkan mereka sebagai tersangka. “Selama tidak menabrak aturan partai silahkan saja bergabung,” kata Tsalis kepada Tempo, Senin (21/6).

    Menurut dia PKS memiliki mekanisme penerimaan anggota yang jelas. Dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga mereka dinyatakan jika keanggotaan PKS terdiri dari berbagai jenjang, mulai dari anggota umum hingga khusus. Ariel dan Luna Maya dianggap bisa masuk melalui jalur umum atas rekomendasi anggota pendukung.

    Mantan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Kediri ini mengatakan keberadaan figur artis dalam partai bisa mendongkrak perolehan suara. Hal itu telah ditunjukkan dalam perolehan suara Dewan Pengurus Daerah yang mengakomodir artis pada pemilu kemarin.

    Selain itu mekanisme keanggotaan partai juga memiliki jaring pengaman tertentu. Setiap kader atau anggota yang bergabung akan menjalani masa seleksi untuk menentukan mereka layak sebagai kader terdaftar atau aktif. Jika suatu saat Ariel dan Luna Maya dinyatakan bersalah oleh pengadilan maka pengurus PKS harus mencoretnya. “Ini sudah kerap terjadi di PKS,” kata Tsalis.

    Dia juga berharap masyarakat tidak terlalu mempersoalkan wacana bergabungnya Ariel dan Luna tersebut. Sebab PKS selalu terbuka dengan perbedaan wacana di tingkat pengurus maupun daerah.
    hatetepe://wewewe.tempointeraktif.com/hg/po…257204,id.html

  17. hatetepe://wewewe.tempointeraktif.com/hg/politik/2010/06/21/brk,20100621-257204,id.html

  18. PKS bekerja untuk Indonesia sesuai kondisi Wilayah. Saya yg tinggal di Papua dukung keputusan PKS tersebut…

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 56 pengikut lainnya.